Perluas daya tangkap Wifi di PC ataupun Mac, sampai jangkauan 1 km, dengan relatif murah
Senin, 06 Februari 12 - oleh : Triharyo Soesilo | 0 komentar | 2153 hits
Untitled document
Karena termasuk pemakai internet yang cukup berat (heavy user), saya selalu mencari penyedia jasa koneksi ke internet yang tercepat, untuk di dipakai di rumah ataupun di apartmen kami. Sekaligus, saya juga membandingkan opsi masing-masing harga yang ditawarkan oleh sang penyedia jasa.
Mohon maaf saya tidak meliput semua penyedia jasa, karena saya hanya ingin memberikan perbandingan alternative kecepatan yang mereka tawarkan dan juga harga indikatifnya. Harga yang saya cantumkan disini-pun, hanyalah harga untuk opsi tanpa batas pemakaian (pemakaian sepuasnya). Opsi dengan batasan waktu ataupun dengan batasan volume pengunduhan (download volume), rasanya terlalu sulit bagi saya untuk membanding-bandingkannya.
Berikut ini perbandingan penyedia jasa koneksi ke internat dengan alternative kecepatan sambungan dan juga opsi harga per bulan-nya untuk masing-masing kecepatan :
a. Altenatif sambungan ke internet lewat sambungan kabel
Untuk koneksi dengan kabel fiber optic (broadband) sampai kecepatan 1,5 mbps, biaya langganannya Rp 235.000 per bulan. Opsi ini hanya bisa untuk area yang terjangkau jaringan kabel optik yang disediakan oleh Fastnet (lihat gambar di kanan).
Untuk koneksi dengan kabel telpon sampai kecepatan 0,5 mbps, biaya langganannya Rp 295.000 per bulan. Opsi ini hanya untuk tempat tinggal, yang mempunyai sambungan telpon fixed line melalui jasa Speedy milik Telkom.
b. Alternatif sambungan ke internet tanpa melalui kabel (wireless atau nir kabel)
Untuk koneksi dengan menggunakan jaringan Wimax sampai kecepatan 0,7 mbps, biaya langganannya Rp 199.000 per bulan. Opsi ini hanya diperuntukkan bagi area yang terjangkau jaringan nir-kabel Wimax yang ditawarkan oleh Sitra (lihat gambar di kiri atas).
Untuk koneksi dengan menggunakan jaringan Wifi broadband sampai kecepatan 0,5 mbps, biaya langganannya Rp 125.000 per bulan. Opsi ini tersedia bagi daerah yang terjangkau jaringan Wifi broadband seperti milik CBN.
Untuk di rumah, saya memakai jasa Fastnet karena memang jaringan fiber optik-nya menjangkau kompleks perumahan kami. Kinerja sambungan Fastnet semakin hari semakin cepat dan biayanya-pun relative semakin murah, bila dibandingkan dengan memakai jasa Speedy dari Telkom.
Sedangkan untuk di apartemen kami, tidak tersedia jaringan Wimax. Hanya ada sambungan internet lewat kabel telpon berbasis Speedy dengan kecepatan maksimum 0,3 mbps, biayanya pun sedikit mahal yaitu Rp 300.000. Kecepatan 0,3mbps terasa sangat lambat untuk bekerja. Sehingga saya terpaksa mencari-cari alternative koneksi ke internet lain, yang lebih cepat.
Tidak jauh dari apartemen, tersedia jasa Hotspot Wifi Broadband (CBN Cozy), yang saya deteksi kecepatannya bisa mencapai 0,5mbps dan biayanya-pun relative murah yaitu Rp 125.000 per bulan. Hanya masalahnya, pemancar Hotspot tersebut berjarak hampir 1 km dari apartemen kami. Jadi signal yang diterima PC ataupun iMac kami, bila tanpa memakai alat bantu, terdeteksi sangat lemah (dibawah 20% signal strength).
Untuk menggapai hotspot yang jauh ini, saya memasang USB Wifi receiver adapter pada PC laptop dan juga pada komputer iMac kami (lihat foto dikiri seperti USB stick dengan antenna kecil). Produk untuk ini sekarang sudah sangat banyak dijual di Jakarta, misalnya merk Argtek atau Tenda yang bisa dipakai pada sistem operasi Windows ataupun Mac OS. Harganya-pun tidak mahal sekitar Rp 250.000.
Manfaat dari alat mungil ini ternyata sangat luar biasa, setelah di-install di iMac(foto di kanan). Signal Wifi dari jarak 1 km, bisa terdeteksi sampai kekuatan 80% lebih (signal strength - good). Hampir belasan pancaran signal Wifi dalam radius sekitar 1 km dari apartemen kami, menjadi terdeteksi dengan baik. Sebagian pancaran signal Wifi tersebut memang terkunci dengan password, tetapi banyak juga yang terbuka. Hotspot Wifi Broadband (CBN Cozy) menjadi terkoneksi dengan mudah, walaupun jaraknya sangat jauh dari komputer saya.